Langsung ke konten utama

Postingan

Urgensi Mencintai Kewarganegaraan

Mencintai Kewarganegaraan Definisi cinta menurut KBBI adalah suka sekali, sayang benar, kasih sekali, sedangkan mencintai adalah menaruh kasih sayang kepada sesuatu. Warga negara adalah penduduk dari sebuah negara atau bangsa berdasarkan keturunan, tempat kelahiran, dsb yang mempunyai kewajiban dan hak penuh sebagai seorang warga dari negara itu. Mencintai kewarganegaraan artinya menaruh kasih sayang sebagai anggota warga negara dalam hal ini warga negara Indonesia. Sebagai seseorang yang terlahir di Tanah Air dan berkewarganegaraan Indonesia sudah seharusnya mencintai negaranya sendiri. Jika warga negaranya tidak mencintai Indonesia, maka siapa yang akan menjaga dan memelihara keutuhan dari NKRI. Perlu ditekankan bahwa rasa bangga dan rasa mencintai Indonesia itu berbeda. Rasa bangga timbul karena adanya prestasi yang dimiliki oleh suatu negara, misalnya saja perwakilan atlet Indonesia yang berhasil meraih medali emas dalam acara ASEAN GAMES 2017 di Malaysia dan perw...

Kasus Kemiskinan di Jawa Tengah 2010-2015

  Kasus Kemiskinan di Jawa Tengah Tahun 2010-2016 Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Bahasa Indonesia Dosen Pengampu: Dr. Miftahulkhairah Anwar Disusun oleh: 1.      Fajar Fakhrul Fauzi (4825162698)     Prodi Sosiologi Pembangungan Fakultas Imu Sosial Universitas Negeri Jakarta 2017 Abstrak Kemiskinan diidentifikasikan dengan taraf hidup yang rendah, dapat diartikan sebagai suatu keadaan di mana penghidupan penduduk ditandai oleh serba kekurangan. Penduduk miskin umumnya lemah dalam kemampuan berusaha dan terbatas aksesnya pada kegiatan ekonomi sehingga tertinggal dari masyarakat lainnya. Kemiskinan merupakan masalah yang pernah bahkan sampai sekarang masih dialami di seluruh negara di belahan bumi manapun. Tak terkecuali Indonesia, kemiskinan pun  masih dialami dan menimpa Indonesia. Berbagai kebijakan pemerintah untuk menangani kemiskinan belum mampu secara optimal. Pendahuluan Pada dasarnya manusi...

Masyarakat Tanpa Kelas

Nama : Fajar Fakhrul Fauzi NIM  : 4825162698 Prodi : Sosiologi  Masyarakat Tanpa Kelas Meskipun asal muasalnya sama, ternyata manusia suka membuat kelas-kelasnya sendiri, sehingga selalu terbentuk strata sosial dengan berbagai macam kriteria. Sebagian orang dibedakan atas jumlah penghasilannya, sehingga muncul orang kaya dan orang miskin. Dilihat juga dari jabatannya, mulai dari yang tinggi hingga rendah. Selain itu, dilihat dari tingkat pendidikan, mulai dari yang tertinggi hingga terendah.  Pada masyarakat feodal dilihat dari kepemilikan tanah dan buruh tanah. Tidak saja di masyarakat, di sekolah pun juga diciptakan kelas. Ada kelas unggulan dan kelas yang biasa-biasa saja. Mereka yang masuk kategori kelas unggulan akan mendapatkan kepuasan tersendiri. Sedangkan mereka yang masuk kategori kelas biasa-biasa saja akan berusaha lebih giat lagi agar dapat bersaing. Dalam bidang pelayanan pun juga terdapat kelas-kelas, mulai dari kelas VIP hing...